Jual Jamu Herbal

Kontak Reaksi Cepat Jualjamuherbal photo RESPON CEPAT JUALJAMUHERBAL_zpsp2lgexoz.jpg

Lidah Buaya  atau juga dikenal dengan Aloe Vera adalah tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam sebagai obat dan bahan kecantikan. Bangsa Mesir Kuno menggunakan lidah buaya untuk  pengobatan dan kecantikan sejak tahun 1500 SM. Karena manfaat lidah buaya yang begitu luar biasa, bangsa Mesir kuno menyebut tanaman lidah buaya sebagai tanaman keabadian. Bangsa Yunani Kuno pun sudah mengenal tanaman ini sebagai obat, dikisahkan seorang tabib dari zaman Yunani kuno yang bernama Dioscordes, menyebutkan jika salah satu manfaat lidah buaya yakni memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit. Misalnya radang tenggorokan, bisul, rambut rontok, wasir, dan kulit memar, pecah-pecah serta lecet.

Lidah buaya sendiri berasal dari daerah kering di Benua Afrika, para ahli telah menemukan sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya. Dari ke 200 jenis tersebut yang paling baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis Miller. Jenis ini setidaknya mengandung 72 jenis zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Diantaranya glyco protein baik untuk kesehatan rambut, lignin bermanfaat untuk melembabkan kulit dan anti alergi kulit, antrakuinon dan asam amino berguna untuk regenerasi sel kulit, saponin berguna sebagai anti bakteri dan jamur,

Selain untuk kecantikan beberapa bagian tubuh, Lidah Buaya dapat menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker,  serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker, penderita HIV/AIDS.

Berikut karakter dan bentuk fisik dari Lidah Buaya:

Tumbuhan liar di tempat yang berhawa panas atau ditanam orang di pot dan pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Daunnya agak runcing berbentuk taji, tebal, getas, tepinya bergerigi/ berduri kecil, permukaan berbintik-bintik, panjang 15-36 cm, lebar 2-6 cm, bunga bertangkai yang panjangnya 60-90 cm, bunga berwarna kuning kemerahan (jingga), Banyak di Afrika bagian Utara, Hindia Barat.

  • Batang Tanaman Aloe Vera berbatang pendek. Batangnya tidak kelihatan karena tertutup oleh daun-daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah. Melalui batang ini akan muncul tunas-tunas yang selanjutnya menjadikan anakan. Aloe Vera yang bertangkai panjang juga muncul dari batang melalui celah-celah atau ketiak daun. Batang Aloe Vera juga dapat disetek untuk perbanyakan tanaman. Peremajaan tanaman ini dilakukan dengan memangkas habis daun dan batangnya, kemudian dari sisa tunggul batang ini akan muncul tunas-tunas baru atau anakan.
  • Daun Daun tanaman Aloe Vera berbentuk pita dengan helaian yang memanjang. Daunnya berdaging tebal, tidak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan, bersifaat sukulen (banyak mengandung air) dan banyak mengandung getah atau lendir (gel) sebagai bahanbakuobat. Tanaman lidah buaya tahan terhadap kekeringan karena di dalam daun banyak tersimpan cadangan air yang dapat dimanfaatkan pada waktu kekurangan air. Bentuk daunnya menyerupai pedang dengan ujung meruncing, permukaan daun dilapisi lilin, dengan duri lemas dipinggirnya. Panjang daun dapat mencapai 50 – 75 cm, dengan berat 0,5 kg – 1 kg, daun melingkar rapat di sekeliling batang bersaf-saf.
  • Bunga Bunga Aloe Vera berwarna kuning atau kemerahan berupa pipa yang mengumpul, keluar dari ketiak daun. Bunga berukuran kecil, tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan, dan panjangnya bisa mencapai 1 meter. Bunga biasanya muncul bila ditanam di pegunungan.
  • Akar Akar tanaman Aloe Vera berupa akar serabut yang pendek dan berada di permukaan tanah. Panjang akar berkisar antara 50 – 100 cm. Untuk pertumbuhannya tanaman menghendaki tanah yang subur dan gembur di bagian atasnya.

10 Khasiat lidah buaya untuk kesehatan:

  1. Kekebalan. Lidah buaya merupakan antioksidan yang penuh kontra radikal bebas untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  2. Luka bakar. Gel lidah buaya dapat menyembuhkan dan memperbaiki kulit yang terkena luka bakar, termasuk luka bakar akibat paparan sinar matahari.
  3. Ketombe. Lidah buaya dapat membantu mengurangi gatal dan ketombe. Lidah buaya juga bisa digunakan untuk perawatan rambut sebelum keramas. (baca: Obat Alami Ketombe dan Gatal di kepala )
  4. Detoksifikasi. Jus lidah buaya adalah peluruh racun alami, tetapi juga mengandung beragam vitamin dan mineral yang membantu tubuh kita mengatasi stres dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Gangguan pencernaan. Lidah buaya berguna terutama pada kasus panas perut serta iritasi usus dan tukak lambung. Lidah buaya diketahui dapat menenangkan esofagus dan mengatasi refluks asam.
  6. Kesehatan mulut. Lidah buaya sangat bermanfaat untuk masalah mulut dan gusi, terutama dalam memperbaiki gusi yang memburuk.
  7. Perawatan kulit. Fungsinya juga menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda, mengurangi peradangan, serta perbaikan dan peremajaan kulit.
  8. Diabetes. Setengah sendok jus lidah buaya yang diberikan selama 14 minggu terbukti mengurangi kadar gula darah sebesar 45 persen.
  9. Membantu gerakan usus. Aloe lateks mengandung antrakuinon glycosidesaloin A dan B yang bermanfaat sebagai obat pencahar yang kuat.
  10. Menjaga berat badan. Jus lidah buaya telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menurunkan berat badan

Beberapa Resep Lidah Buaya untuk Pengobatan berbagai Penyakit:

a. Penyubur rambut:

Daun lidah buaya segar secukupnya dibelah, diambil bagian dalam

yang rupanya seperti agar-agar, digosokkan ke kulit kepala sesudah

mandi sore, kemudian dibungkus dengan kain, keesokan harinya

rambut dicuci. Dipakai setiap hari selama 3 bulan untuk mencapai

hasil yang memuaskan.

 

b. Luka terbakar dan tersiram air panas (yang ringan):

Daun dicuci bersih, ambil bagian dalamnya, tempelkan pada bagian

tubuh yang terkena api/air panas.

 

c. Bisul:

Daun dilumatkan ditambah sedikit garam, tempelkan pada bisulnya.

 

d. Kencing manis (DM):

1 batang lidah buaya dicuci bersih, dibuat durinya, dipotong-potong

seperlunya direbus dengan 3 galas air sampai menjadi 1 1/2 galas

Diminum sehari 3 x 1/2 gelas, sehabis makan.

 

e. Batuk rejan:

Daun sekitar 15 – 18 cm, direbus kemudian ditambah gula, minum.

 

f. Syphilis: Bunga ditambah daging: Direbus, minum.

 

g. Cacingan, susah buang air kecil:

15 – 30 gram akar kering lidah buaya direbus, minum.

 

h. Luka terpukul, luka dalam (muntah jarah):

10 – 15 gram bunga kering lidah buaya direbus, minum atau bunga

ditim dengan arak putih, untuk pemakaian luar.

 

i. Kencing darah:

15 gram daun lidah buaya diperas, ditambah 30 gram gula, ditambah

air beras secukupnya, minum.

 

j. Wasir:

1/2 batang daun lidah buaya dihilangkan duri-durinya, cuci bersih

lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air matang dan 2 sendok

makan madu, aduk, saring. Minum sehari 3 kali.

 

k. Sembelit:

1/2 batang daun lidah buaya dicuci dan dibuang kulit dan durinya,

isinya dicincang, lalu diseduh dengan 1/2 cangkir air panas dan

tambahkan 1 sendok makan madu, hangat-hangat dimakan, sehari

2 kali.

 

Catatan Penting : Penggunaan resep tidak dianjurkan untuk wanita hamil, penderita gangguan system pencernaan dan diare

 

(Disarikan dari berbagai sumber)

Kontak Reaksi Cepat Jualjamuherbal photo RESPON CEPAT JUALJAMUHERBAL_zpsp2lgexoz.jpg
Share

Artikel Terkait:

Categories: Tanaman Obat

2 Responses so far.

  1. Charleigh berkata:

    Your story was raelly informative, thanks!

Leave a Reply